Inilah nasib seorang pensiunan PNS berinisial MR yang tewas mendadak di lokalisasi Kota Kupang, NTT, tepatnya di kamar No. 10, Wisma Bukit Indah, Karang Dempel di Kecamatan Alak.
Risma, teman kencan korban kepada wartawan mengaku, MR sempat tawar-menawar dengan dirinya terkait harga sekali kencan. Setelah harga disepakati, mereka pun langsung masuk kamar.
Risma, teman kencan korban kepada wartawan mengaku, MR sempat tawar-menawar dengan dirinya terkait harga sekali kencan. Setelah harga disepakati, mereka pun langsung masuk kamar.
“Saya sempat tolak tadi, tapi bapak itu masuk katanya dia mau bayar seratus ribu rupiah jadi saya setuju,” katanya, Jumat (15/9/2017).
Menurut Risma, di dalam kamar mereka belum sempat ‘gituan’. Korban masih berdiri, tiba-tiba jatuh ke belakang dan tidak sadarkan diri lagi.
“Kami tidak ngomong apa-apa, dia kan masih berdiri eh tiba-tiba langsung kepalanya ngadap ke atas dan langsung jatuh. Saya kaget dan langsung keluar, saya kasih tahu semua yang di lokalisasi,” ujar wanita asal Bandung ini.
Petugas Polsek Sektor Alak yang menerima laporan langsung ke tempat kejadian dan memeriksa kondisi korban, serta memeriksa saksi termasuk Risma. Sementara Kapolres Kupang Kota AKBP Anton C Nugroho saat dikonrmasi terpisah mengatakan, pihaknya akan mendalami penyebab tewasnya korban apa karena obat-obatan terlarang yang dikonsumsi atau motif lain.
“Kami tidak langsung duga tahap awal, kita akan amankan TKP kemudian olah TKP. Soal obat kuat kita tunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium, jadi kita menunggu hasilnya. Korban kelahiran 1948, jadi umurnya sekarang 69 tahun,” ungkap Anton singkat