Kelahiran buah hati tentunya diidamkan oleh setiap pasangan suami istri. Apalagi jika dokter menyebutkan bahwa bayi yang dikandung sang istri bayi kembar, tentunya pasangan tersebut merasa mendapat berkah.
Tetapi, kasus kelahiran bayi kembar ini sangat mengejutkan. Sepasang suami isteri dari Kampung Baru, Batu 4 , Jalan Apas, Tawau, kaget setelah menemukan fakta bahwa bayi kembar dua mereka lahir dengan kondisi yang sangat berbeda.
Tawau adalah negara bagian Malaysia yang terletak di Pulau Kalimantan, berbatasan dengan Kalimantan Barat, Indonesia. Satu bayi perempuan lahir sempurna. Namun satu bayi lainnya hanya berupa kepala, tanpa badan, tangan dan kaki. Kelahiran dua bayi tersebut kemudian tersebar luas di media sosial Facebook sejak pukul 11.00 pagi, waktu setempat, dan langsung menjadi viral.
Seperti dilansir Berita Harian Malaysia, Nurhaya Karim (33), ibu bayi tersebut mengatakan bahwa bayi kembarnya lahir selang dua menit. Ia hanya melahirkan bayi tersebut di rumahnya secara normal.
Bayi pertama seorang perempuan yang lahir sempurna, Jumat (2/3/2018) pagi. Tetapi bayi lainnya hanya kepala, lengkap dengan mata, hidung dan mulut serta rambut, tetapi tidak ada tubuh. Ayah bayi, Nelson Ahajul (33) mengaku terkejut ketika bidan yang menolong proses kelahiran tersebut mengatakan bahwa ada “sesuatu” yang menyusul, setelah menyambut bayi pertama.
“Anak pertama lahir kira-kira pukul 02.00 pagi dan dua menit kemudian, anak kedua lahir dalam keadaan tidak sempurna,” katanya.
“Awalnya kami tidak tahu kalau itu adalah bayi. Setelah bidan memandikannya, baru kami tahu bahwa itu adalah bayi,” katanya.
Nelson mengatakan, bayi kembar yang dilahirkan istrinya itu adalah anaknya yang kesembilan dan ke-10. Jenazah bayi itu kemudian dimakamkan di tempat pemakaman perkampungan. Nelson mengatakan, istrinya tidak menghadapi masalah apapun sepanjang kehamilan.
Namun karena mereka keluarga miskin, istrinya tidak pernah dibawa untuk pemeriksaan di klinik. Bagi mereka, yang penting istrinya sehat selama hamil, seperti yang juga terjadi pada kehamilan sebelumnya.